Dua minggu yang lalu Nintendo mengeluarkan pengumuman mengejutkan bahwa layanan bermain online untuk konsol terbaru mereka Nintendo Switch akan memiliki biaya langganan. Untunglah harga yang diminta cukup terjangkau, presiden Nintendo Tatsumi Kimishima berkata bahwa biaya langganan layanan online Nintendo Switch tersebut akan berkisar antara 2000 yen sampai 3000 yen per tahunnya atau sekitar 17 sampai 26 dollar per tahun yang masih berada di bawah 30 dollar.

Langganan layanan online Nintendo Switch berbayar meresahkan pengguna

Harga itu jauh dibawah biaya langganan layanan online dari Xbox Gold dan PlayStation Plus yang berkisar antara 40 sampai 60 dollar per tahunnya. Biasanya layanan online ini selalu gratis dan menjadi hal unik tersendiri bagi konsol-konsol milik Nintendo. Karena itulah penggantian kebijakan layanan online ini menjadi berbayar tentunya meresahkan bagi pengguna lama Nintendo.

Hal lain yang sangat disayangkan oleh pengguna adalah layanan chatting dengan suara serta pencocokan game hanya bisa dilakukan melalui aplikasi smartphone. Dan meskipun dengan berlangganan layanan online Nintendo Switch ini pengguna akan mendapatkan game gratis untuk NES atau SNES namun sayangnya game tersebut akan hilang pada akhir bulan. Padahal pada pelanggan layanan online PlayStation Plus dan Xbox Gold game gratis yang diberikan tidak akan hilang selama mereka terus menjadi pelanggan.

Jika Anda tidak berlangganan layanan online dari Nintendo Switch ini maka tetap akan bisa bermain multiplayer secara lokal saja. Namun tentunya kita belum mengetahui fitur apa saja yang akan ditambahkan ke layanan online tersebut ke depannya. Tatsumi Kimishima juga berkata bahwa Nintendo sedang melihat kemungkinan penggunaan VR untuk konsol Switch tersebut.

Dalam pengajuan hak panten Nintendo Switch setebal 150 halaman sendiri terdapat tanda-tanda kemungkinan penggunaan VR pada konsol tersebut. Belum lagi adanya kemungkinan kehadiran perangkat touchscreen pada konsol, meskipun hal tersebut belum dipastikan oleh nitendo sendiri sama seperti detail resolusi yang akan diusung oleh perangkat Switch yang diluncurkan bulan Maret mendatang.

Baik paten ataupun event media yang diselenggarakan oleh Switch masih memiliki banyak ketidak jelasan. Paten tersebut sudah diserahkan sejak bulan Juni tahun lalu, dan kemudian diterbitkan agar dapat dibaca secara publik di bulan Desember tahun yang sama. Banyak pengguna berbondong-bondong meneliti paten tersebut untuk mencari tahu fitur tersembunyi yang tidak disebutkan oleh Nintendo pada event media mereka. Namun perlu diingat bahwa meskipun fitur tersebut disebutkan pada paten tetapi bisa saja tidak dihadirkan pada perangkat aslinya. Bisa jadi Nintendo hanya memasukkan fitur-fitur tersebut untuk melindungi ide mereka walaupun belum benar-benar matang.

Meskipun demikian, ada banyak informasi menarik di paten itu sendiri seperti adanya kemungkinan pembuatan konsol yang memiliki touchscreen serta penambahan aksesoris VR dengan menggunakan layar portabel yang berada di dalam konsol.

Joypadnya sendiri juga sangat menarik, karena terdapat banyak sekali tombol pada setiap bagian joypad yang dapat disatukan dengan layar portabel menjadi konsol portabel sendiri. Ada kemungkinan jika setiap bagian dari joypad itu dapat digunakan sebagai satu joypad karena tombol-tombol yang ada sudah sangat lengkap.

Ada banyak sekali kemungkinan yang dapat dilakukan dengan perangkat Nintendo Switch tersebut yang sampai sekarang masih menjadi misteri. Perangkat ini akan diluncurkan dengan harga sekitar 300 dollar, pada bulan Maret 2017. Sementara ini biaya langganan layanan online Nintendo Switch masih gratis sampai akhir tahun.

sumber : Techcrunch