Facebook dengan agressif berusaha mendapatkan pasar internasional dan negara berkembang yang tidak diprioritaskan oleh Snapchat. Facebook baru saja mencapai 200 juta pengguna, dan Instagram baru saja meluncurkan fitur offline mode untuk Android.

Dan sekarang setelah diluncurkannya Messanger Lite untuk Android di lima negara pada bulan Oktober silam, Facebook sudah memperbanyak jangkauannya ke 132 Negara termasuk Vietnam, Peru, Nigeria, Belanda, Jerman, Turki, dan Jepang. Sayangnya fitur Messenger Lite ini belum tersedia untuk pengguna di Indonesia sampai saat ini.

Kepala Messenger Facebook David Marcus mengumumkan peluncuran tersebut hari ini dan mengatakan bahwa Facebook akan memastikan semua orang akan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dengan Messenger yang sekarang sudah mulai memperhatikan usia smartphone penggunanya yang sangat penting bagi mereka.

Messenger lite sendiri memiliki semua fitur utama seperti berbagai pesan, foto dan menshare link serta stiker. Sayangnya aplikasi ini tidak memiliki fitur-fitur yang menggunakan data dalam jumlah banyak seperti efek kamera, Messenger Day, dan fitur lainnya.

Aplikasinya sendiri dibuat berukuran kecil sehingga dapat didownload dengan cepat serta tidak mengambil banyak ruang di dalam perangkat kuno yang memiliki jumlah memory yang terbatas. Aplikasi ini didesain untuk meminimalisir penggunaan data agar pengguna dapat mengheman uang, dan tetap dapat bekerja pada jaringan yang tidak stabil seperti jaringan 2G.

Sumber: techcrunch