Berhati-hatilah jika anda ingin mendaftakan situs di internet. Karena penyedia jasa untuk pendaftaran domain dan hosting mungkin bisa mendepak anda sewaktu-waktu, apabila konten anda dianggap melanggar TOS (Terms of Service) pihak mereka.

Seperti halnya baru-baru ini, perusahaan raksasa Google dikabarkan telah  membatalkan pendaftaran domain yang dilakukan oleh daily stormer melalui Google Domain. Karena dianggap melanggar TOS Google.

Daily Stormer (https://www.dailystormer.com/) dianggap oleh beberapa kalangan sebagai sebuah situs yang berhaluan “Neo Nazi”. Konten berita yang dimuat dalam laman situs daily stormer dianggap mendukung gerakan-gerakan “supremasi kulit putih”. Sebagai informasi, “supremasi kulit” (white supremacist)  putih sendiri merujuk Sebuah gerakan yang memiliki filosofi bahwa orang-orang kulit putih lebih unggul dibanding yang lain. Sehingga orang kulit putih harus berkuasa atas yang lainnya. Tentu saja ini seperti halnya jaman Hittler (Nazi) di Jerman yang menganggap bahwa ras mereka lebih unggul dari bangsa-bangsa lainnya.

Jika anda saat ini mencoba mengakses situs tersebut, situs tersebut sudah tidak bisa diakses. Hanya saja, jika anda melakukan pencarian di mesin pencari, Google. Domain dailystormer.com masih bertengger di hasil pencarian Google.

Sebelumnya, situs ini juga dikeluarkan oleh GoDaddy-yang juga merupakan penyedia jasa pendaftaran untuk domain dan hosting. Berawal dari aduan dari salah seorang Netizen yang bernama Amy Siskind yang pada tanggal 14 Agustus 2017 kemarin berkicau di twitter dan me-mention akun GoDaddy agar melakukan tindakan terhadap situs dailystormer.com dimana situs ini sebelumnya mengangkat konten berita yang dinilai mendukung gerakan white supremacy. Mengingat situs ini terdaftar di GoDaddy, tak lama GoDaddy pun “bersiul” di twitter bahwa pihaknya memberikan waktu 1 x 24 jam agar dailystormer segera angkat kaki dari GoDaddy dan mencari penyedia domain lain karena dianggap melanggar TOS Mereka.

Setelah keputusan GoDaddy tersebut, daily stormer juga sempat berkicau di internet bahkan juga menuding bahwa situsnya di-hack oleh Anonymous. Tidak lama, akun twitter yang berafiliasi dengan Anonymous membuat pernyataan bahwa pihaknya tidak pernah meng-hack situs daily stormer. Dan issue yang dilemparkan tersebut hanya bertujuan untuk memancing traffic (kunjungan pengguna internet) ke situs daily stormer. Karena nyatanya situs itu (pada waktu itu) masih bisa diakses.

Saat ini sepertinya dailystormer benar-benar kena batunya. Karena setelah diusir dari GoDaddy, Google juga sudah membatalkan pendaftaran domainnya. Di Go Daddy sendiri sebetulnya Daily stormer hanya mendaftarkan domain (tidak dengan hosting). Berharap dapat rumah baru di Google, ternyata Google juga menganggap pendaftaran domain daily stormer melanggar TOS mereka. Sehingga praktis, sepertinya situs ini bakal luntang lantung mencari rumah baru yang bersedia menampung situs mereka di sana.

sumber : Techcrunch , Wikipedia,