Seperti yang kita tahu bahwa Mark Zuckerberg merupakan mantan mahasiswa Fakultas ternama Harvard yang keluar dari kampus tersebut di tahun 2004 demi mengembangkan Facebook. Namun sekarang dia diberi gelar Doktor Kehormatan oleh Fakultas tersebut dan berkesempatan untuk berpidato sebagai pembicara termuda dalam sejarah Harvard.

Dalam pidatonya, Mark Zuckerberg banyak menyampaikan pesan-pesan khususnya bagi para mahasiswa Harvard. Dalam pesan tersebut Mark mendorong agar para siswa menciptakan peluang kerja bagi orang-orang yang kurang beruntung dan juga menekankan tentang bagaimana mengatasi dampak otomasi dari perkembangan pesat teknologi terhadap pekerjaan khususnya bagi orang-orang yang kurang mampu.

Dia juga menekankan 3 strategi penting yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kehidupan, yaitu melalui proyek-proyek besar, kesempatan yang sama, dan membangun komunitas. Dia mengungkapkan idenya tentang bagaimana proyek besar dapat memberikan peluang kerja dan bisa mengatasi dampak penggantian karyawan akibat adanya teknologi otomasi sekarang. Selain itu dia juga menekankan bahwa seharusnya tiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan dan tidak hanya untuk kalangan tertentu.

Dan yang terakhir Mark juga berbicara mengenai bagaimana cara membangun sebuah komunitas baik lokal maupun nasional untuk mendukung berbagai macam permasalahan yang terjadi entah bagi individu maupun permasalahan global seperti perubahan iklim. Anehnya, Zuckerberg bahkan sama sekali tidak pernah menyinggung secara detil tentang aplikasi media sosial yang dibuatnya.

Sumber: TechCrunch