Plums adalah salah satu perusahaan startup dengan basis keuangan yang bertujuan untuk mengubah cara kita mengatur keuangan secara online dalam bentuk chatbot pintar atau menggunakan AI.

Namun berbeda dengan layangan keuangan lain yang berwujud utama sebagai aplikasi, namun perusahaan startup yang berlokasi di London ini telah memutuskan untuk menggunakan Facebook Messenger.

Menurut salah satu penemunya yang bernama Victor Trokoudes hal ini dilakukan karena Facebook sudah digunakan oleh orang-orang yang menjadi target pasar dari Plums. Dengan langkah baru yang dilakukan Facebook dengan meluncurkan fitur pembayaran dari teman ke teman di Eropa dalam waktu dekat ini, Ia berpikiran bahwa hal tersebut akan meningkatkan frekuensi pengguna facebook dalam berinteraksi dengan kondisi keuangan mereka.

Menurut Victor, dengan diperkenalkannya fitur pembayaran melalui Facebook Messenger tahun depan, sepertinya Messenger akan digunakan untuk menciptakan suatu cara baru yang akan merubah mengganggu fungsi bank.

Kenapa kita harus menggunakan aplikasi milik bank jika kita dapat membayar teman secara langsung dengan menggunakan Facebook Messenger. Dan dengan penambahan Plums ke dalam fitur tersebut maka kita dapat mengatur segala aspek dibidang keuangan secara lebih mudah lagi dengan menggunakan Facebook Messenger.

Sepertinya langkah yang dilakukan oleh Plums ini benar-benar menarik, namun juga memiliki resiko yang cukup tinggi. Mari kita lihat bagaimana aplikasi rencana fitur ini.

Sumber: TechCrunch