Jika biasanya kita dapat memetik sayuran segar hanya di wilayah perkebunan, saat ini kita dapat memetiknya dengan jarak yang cukup dekat. Karena saat ini kita sudah dapat memetik sayuran secara langsung hanya dengan datang ke supermarket. Menarik bukan?

Di Jerman sebuah supermarket memberikan nuansa baru dengan menyajikan sayuran paling segar bagi para konsumennya. Bukan sayuran segar yang baru saja dipetik, melainkan sayuran yang dapat Anda petik sendiri di supermarket. Konsumen yang dapat memetik sayuran yang diinginkannya tersebut yang menjadikan daya tarik tersendiri bagi para konsumennya. Hal itu tidak lain karena terdapat sebuah kebun di dalam supermarket.

Dilansir dari situs Mashbale, bahwa sebuah starup yang bergerak dibidang pertanian dengan fokus pada pertanian dalam ruangan telah berhasil mendirikan konsep tersebut di Supermarket Metro, Berlin, Jerman. Kebun vertikal tersebut khusus dirancang dengan tujuan agar para konsumen dapat lebih mudah mendapatkan sayur-sayuran paling segar kapanpun mereka membutuhkannya. Supermarket yang berada di tengah kota tersebut membuat konsumen lebih dekat jika ingin mendapatkan sayuran segar, tanpa harus repot melakukan perjalanan ke wilayah perkebunan atau menanam dan merawatnya sendiri di rumah.

Kebun di dalam supermarket tersebut didesain bertingkat dan diletakkan khusus pada salah satu lorong yang berada di supermarket itu. Di dalam kebun bertingkat tersebut ditanami sayur-sayuran hijau yang segar dan tumbuh subur. Selain didesain bertingkat kebun itu juga dibuat berbentuk kotak modular yang dilengkapi dengan disirami sinar cahaya dari lampu LED untuk menggantikan peran dari sinar matahari.

Sementara sayuran hijau di dalam kotak tersebut ditanam dengan menggunakan teknik hidroponik pada air yang menggenang dengan tambahan oksigen serta pupuk yang dapat menyuburkan sayuran tersebut. Selain itu Infarm juga dilengkapi dengan teknologi canggih berupa micro sensor serta dilakukan observasi secara berkala dan rutin guna memastikan kondisi tanam yang tepat untuk berbagai sayuran tersebut.

Erez Galonska selaku pendiri serta CEO Infarm mengaku mempelajari teknik pertanian hidroponik yang dilakukan di dalam ruangan secara otodidak. Gelonska mempelajari teknik tersebut dengan hanya bermodal beberapa video pelatihan atau tutorial di youtube serta mesin pencarian Google. Dia berharap bahwa dirinya dapat mewujudkan revolusi dengan inovasi baru di bidang pertanian, khususnya untuk pertanian urban. Hal tersebut yang kemudian menjadi landasan ide infarm tersebut muncul. Salah satu cara dalam merealisasikan ide tersebut salah satunya dengan adanya kebun vertikan berada di Metro, Berlin, Jerman.

baju wanita

Inovasi baru di bidang pertanian tersebut patut mendapat apresiasi karena memberikan manfaat lebih bagi masyarakat. Kita nantikan inovasi infarm di supermarket Metro ini, dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat di negara-negara lain, termasuk di negara Indonesia tentunya.

 

 

sumber : mashable.com