Zaman dahulu ada sebuah anggapan yang menyatakan bahwa permukaan planet Mars ditutupi lautan dengan luas yang dinyatakan mencakup setengah bagian dari planet itu sendiri. Sementara itu, belakang ini pemburu UFO justru menyatakan bahwa pihaknya telah menemukan bukti yang dapat menguatkan pernyataan dari zaman dahulu tersebut. Hal ini dibuktikan dengan bentuk penemuan dari bebatuan yang terdapat di planet Mars. Dari sekian banyak bebatuan yang terdapat di permukaan planet itu, para penggemar atau pemburu alien pun telah menemukan seekor ikan dengan ukuran yang cukup besar.

Bentuk ikan tersebut juga hampir menyerupai bentuk dari ikan hiu. Seperti halnya hasil gambar yang di dapat oleh pihak rover milik NASA. Tangkapan gambar batu yang menyerupai ikan hiu ini diambil oleh rover bernama Curiosity. Tangkapan gambar itu sendiri didapatkan pada tanggal 23 Maret tahun 2016, tepatnya beberapa hari yang lalu melalui Right B Navcam.

Sementara itu pihak editor UFO dari Sightings Daily, yang bernama Scott C juga menyatakan bahwa bagian bawah foto dari bebatuan yang menyerupai ikan tersebut adalah lautan kuno yang terdapat di planet Mars. Bahkan Waring juga mengatakan bahwa tahun lalu pun NASA telah mengumumkan bahwa planet Mars memiliki bagian laut dan beberapa hal menyerupai bagian bumi lainnya. Dengan adanya bebatuan berbentuk hiu tersebut maka dapat dinyatakan bahwa Mars memiliki lautan pada masa lalunya.

Sementara itu ia juga menyatakan bahwa ikan yang membatu tersebut dapat menjadi bukti nyata bahwa Mars sendiri memiliki bagian lautan. Karena jika dilihat lebih dekat, maka dalam foto itu pun  Anda dapat melihat beberapa bagian dari tubuh ikan hiu pada umumnya. Seperti halnya tampilan sirip ekor, serta punggung yang dimulai dengan bagian punggung bawah kemudian menjalar menuju bagian perutnya.

See also  Toby, Si Anjing Unik yang Mempunyai 2 Hidung

Dari foto itu, Anda juga dapat melihat bahwa batu ikan hiu ini memiliki panjang dengan ukuran setengah meter, seperti halnya ukuran dari ikan kerapu atau ikan salmon berukuran kecil. Hal inilah yang kemudian dapat menjelaskan mengenai tiga bentuk kapal berbeda yang telah ditemukan oleh pihak NASA beberapa tahun lalu. Hal ini juga menjadi klaim terbaru sebagai tanda-tanda kehidupan di planet Mars.

Selain penemuan dari bebatuan dengan bentuk menyerupai ikan Hiu, beberapa penemuan lainnya juga mulai ditemukan, seperi foto berbentuk salib di sebuah bukit, serta bagian atap dengan lengkungan dan juga bagian berlapis. Namun beberapa hal tersebut mendapatkan penjelasan dari Pareidolia, yaitu respon psikologis atau stimulus dari benda-benda yang telah dilihatnya. Hal ini dikenal sebagai bentuk apophenia, atau kecenderungan dalam mencari pola pada data yang diacak serta tidak terkoneksi dengan baik. Sementara itu, planet Mars sendiri memang terkenal dengan tingkat Pareidolia yang tinggi, seperti halnya yang telah ditemukan oleh orbiter Viking di tahun 1976 lalu.

 

sumber : ibtimes