CEO Twitter India Rishi Jaitly akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Twitter. Uniknya Ia mengumumkan hal tersebut melalui media sosial yang dimiliki perusahaan tersebut yaitu Twitter. Rishi Jaitly sudah bekerja di Twitter sejak tahun 2012 yang lalu sebelum akhirnya memutuskan untuk meninggalkan perusahaan yang sudah menaunginya selama 4 tahun tersebut pada akhir bulan November 2016.

Selama 4 tahun masa jabatannya tersebut Rishi Jaitly sudah berhasil untuk mengepalai berbagai macam operasi yang dilakukan oleh twitter serta mengembangkannya di negeri tersebut. Akhirnya pada bulan Agustus 2016 Ia pun diangkat sebagai wakil kepala operasi media Twitter untuk daerah Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika Utara.

Twitter melakukan pemecatan masal di seluruh dunia

Keputusan Rishi Jaitly untuk meninggalkan Twitter ini terjadi beberapa hari setelah Twitter mengumumkan untuk mengurangi sebanyak 9% pegawainya di seluruh dunia sebagai bagian dari rencana perkembangan perusahaan. Setidaknya sebanyak 3860 orang akan dipecat dari perusahaan Twitter yang terletak di seluruh dunia dan kebanyakan dari mereka berasal dari tim sales. Bahkan rumor mengatakan bahwa Twitter telah melakukan pembicaraan dengan beberapa perusahaan untuk menjual sahamnya.

Di India sendiri tampaknya pemecatan masal sudah terjadi jauh sebelum twitter mengumumkan keputusan pengurangan pegawai tersebut. Pada bulan September 2016, Twitter melakukan pemecatan pada 20 orang pegawai dan menutup kantornya di Bangalore yang berfokus dalam hal engineering. Kebanyakan dari pegawai itu berasal dari perusahaan startup India bernama ZipDial yang pernah diakuisisi oleh Twitter sebelumnya. Namun kantor Twitter pada lokasi Bangalore serta di Delhi dan Mumbai sendiri masih beroperasi.

Sebelum bergabung dengan Twitter di tahun 2012, Rishi Jaitly sendiri bekerja sebagai CEO pada perusahaan Amerika bernama John S. and James L Knight Foundation yang merupakan perusahaan non profit bertujuan untuk mendukung ide-ide pengembangan yang menaikkan kualitas jurnalisme serta perkembangan media inovasi, mendukung komunitas dan mengangkat seni.

See also  Twitter Punya Fitur Tweetstorm Baru yang Belum Diluncurkan

Rishi Jaitly juga merupakan salah satu pendiri serta CEO dari Michigan Corps yaitu sebuah organisasi publik sosial dan kemasyarakatan. Yang lebih hebatnya lagi Ia pernah menjabat sebagai kepala kerjasama publik dan swasta di Google India selama dua tahun dimana Ia bekerja untuk mendukung CEO serta kepala Google India dalam hal komunikasi dan projek spesial lainnya.

Rishi Jaitly sendiri belum mengatakan apa rencana selanjutnya setelah meninggalkan Twitter India namun menurut pernyataan dari perusahaannya, Ia berencana untuk tinggal di Amerika selama beberapa waktu dan pindah untuk sementara waktu ke Chicago. Rishi Jaitly sendiri menyatakan niatnya melalui Twitter untuk tetap menghabiskan lebih banyak waktunya di India serta Asia secara keseluruhan serta berencana untuk lebih mengabdikan dirinya untuk menjembatani perkembangan Asia sebagai misinya.

Juru bicara Twitter sendiri mengungkapkan rasa terimakasih terhadap Rishi Jaitly yang telah bekerja keras untuk perusahaan serta jutaan pengguna Twitter di seluruh Asia Pasifik dan Timur Tengah. Ia telah membantu perushaan dengan menjembatani hubungan dengan berbagai media televisi, organisasi olahraga, perusahaan entertainment serta perusahaan pemerintah agar dapat terus mengembangkan sayapnya di area tersebut. Twitter juga berterimakasih atas sumbangsih serta kepemimpinan Rishi Jaitly selama 4 tahun bergabung dengan perusahaan. Ia merupakan orang pertama yang dengan sekuat tenaga membawa Twitter untuk masuk ke dalam pasar India yang terus berkembang dengan pesat.

Mari kita lihat perkembangan apa lagi yang akan dilakukan oleh Rishi Jaitly dalam perjalanan karirnya di kemudian hari.

sumber : techradar