Bisnis online dengan modal kecil dan penghasilan yang tinggi yang sangat cocok ditempuh oleh para pebisnis pemula salah satunya adalah bisnis afiliasi. Modal yang kecil adalah daya tarik tersendiri dari  program bisnis afiliasi karena tidak perlu membuat produk untuk dijual namun hanya mempromosikan produk tersebut tanpa resiko apapun. Di samping segudang kelebihan, ternyata terdapat beberapa kelemahan bisnis afiliasi yang perlu diketahui.

Menggali kelemahan bisnis afiliasi lebih jauh

Sebelum semakin jauh menapaki bisnis afiliasi, jika anda seorang pemula, maka ada baiknya mempelajari lebih jauh berbagai hal tentang bisnis afiliasi. Jika sebelumnya sudah mempelajari banyak sekali kelebihan bisnis ini, kini saatnya Anda untuk mengetahui berbagai kelemahan bisnis afiliasi seperti berikut ini:

  1. Sistem rekam jejak atau cache yang pendek
    Pada bisnis afiliasi, tidak disertai dengan sistem rekam jejak atau cache yang panjang (misal kurang dari 1 bulan) sebagai salah satu sistem yang digunakan dalam penghitungan komisi antara affiliater dan pemilik produk. Jadi, semisal terdapat pengunjung yang membeli produk tersebut melalui link Anda lebih dari satu bulan yang akan datang dan langsung masuk pada link utama, affiliater tidak akan memperoleh komisi.
  2. Komisi tidak renewal
    Apabila terdapat pengunjung yang membeli sebuah produk melalui link pada blog atau website yang dimiliki, maka Anda akan mendapatkan komisi. Namun jika pengunjung yang sama membeli lagi produk yang lainnya melalui link pada blog atau website yang sama, sayangnya tidak akan memperoleh komisi untuk yang kedua kalinya. Itulah yang dimaksud ketidakrenewalan komisi yang merupakan kekurangan bisnis afiliasi di samping peluang afiliasi yang saat ini semakin terbuka.
  3. Selalu disibukkan dengan perbaruan produk dan program afiliasi
    Sebagai seorang affiliater yang tugasnya mempromosikan produk, setiap saat haruslah berfikir untuk selalu memperbarui program dan produk yang akan dipromosikannya. Apabila produk sudah ada dalam kurun waktu lama pasti persaingan pun juga akan semakin ketat. Oleh karena itu, otak harus selalu berfikir untuk perbaruan produk.
  4. Tayangan iklan justru merugikan
    Tidak sedikit pula para pengunjung blog atau website hanya melihat iklan tentang produk yang dipromosikan beserta link yang tertera pada tayangan iklan tersebut. Giliran tertarik atau hendak membeli, kebanyakan dari mereka justru langsung berkunjung pada link atau situs utama penjualan produk tersebut sehingga Anda tidak memperoleh komisi. Inilah kelemahan marketing afiliasi yang banyak dikeluhkan.
  5. Pendapatan yang diperoleh selalu lebih rendah dari pemilik website afiliasi
    Kelemahan yang terakhir adalah tentang pendapatan yang dapat dipastikan akan lebih rendah dari pemilik web produk. Hal ini wajar saja karena affiliater tidak mengeluarkan modal sebesar pemilik produk yang harus mengeluarkan uang untuk biaya produksi dan lain-lain.

Seperti halnya bisnis-bisnis yang lainnya, bisnis afiliasi juga mempunyai beberapa kelemahan yang harus disikapi dengan sebijaksana mungkin. Semoga ulasan tentang kelemahan bisnis afiliasi di atas dapat membantu Anda dalam mengatasi dan membuat langkah penyelesaian.