Presiden terpilih Donald Trump memang selama kampanye pernah membahas tentang perusahaan multinasional Apple dan juga Negara China yang berkontribusi banyak soal import produk teknologi mereka ke Amerika. Memang sektor teknologi ini ‘lumayan’ menyumbang banyak dalam ekonomi Negara adi daya tersebut. Dan sekarang banyak orang yang bertanya-tanya dan memprediksi tentang bagaimana kebijakan teknologi di bawah pemerintahan Trump.

Apple mungkin jadi target pertama termasuk perusahaan tekno besar lainnya

Pernah suatu waktu dalam kampanyenya, Trump membahas persoalan manufaktur perusahaan Apple yang berada di luar negeri. Trump berkata bahwa dia akan berusaha memindahkan pabrik manufaktur tersebut ke Amerika sehingga segala macam produk Apple nantinya harus dibuat di USA dan bukannya di Negara lain. Selain itu, dia juga berpendapat bahwa dengan memindahkan manufaktur Apple ke Amerika, hal tersebut tidak akan membuat biaya produk Apple menjadi lebih mahal. Tidak hanya Apple yang disebut-sebut, perusahaan besar lain seperti Google juga pernah ia bahas sebelumnya.

iphone

iphone

Lalu bagaimana dengan China?

Lain halnya dengan persoalan China, Negara tirai bambu itu sendiri merupakan salah satu partner dagang terbesar yang dimiliki oleh Amerika. Tidak heran kalau jumlah import produk-produk teknologi China yang dilakukan oleh Amerika amatlah tinggi. Namun di kampanye pemilihan presidennya pada bulan Juni lalu, Trump mengatakan bahwa ia akan menggunakan kekuasaannya jika terpilih sebagai Presiden untuk menghentikan segala aktivitas perdagangan ilegal termasuk pencurian rahasia perdagangan Amerika yang dilakukan China melalui penerapan tarif. Penerapan tarif yang dimaksud adalah soal pajak yang akan ia gunakan untuk menghentikan sengketa perdagangan.

Sebenarnya tidak hanya persoalan Apple dan juga China yang menjadi bahasan kebijakan teknologi yang mungkin akan dilakukan oleh Trump. Namun juga tentang permasalahan imigrasi para pekerja di perusahaan teknologi, reformasi pajak perusahaan, sampai persoalan privasi data dan pengawasan.

Entah apa yang akan dilakukan Trump pada akhirnya terkait persoalan kebijakan teknologi yang akan diberlakukan di masa depan. Kita hanya dapat melihat saja apakah hal yang pernah diungkapkannya tersebut betul-betul akan diberlakukan.

sumber : The Guardian