Pada April 2014 warga Cheltenham, Inggris dibuat terkejut dengan adanya mural yang menghiasi salah satu dinding sebuah rumah dikota tersebut, karya yang diberi nama “Spy Booth,” ini menggambarkan mengenai tiga orang agen rahasia lengkap dengan peralatan rekam terlihat sedang mengelilingi bilik telepon.

Karya yang dipercaya dibuat oleh seorang seniman jalanan Inggris yang berlakangan dikenal dengan dengan sebutan Banksy tersebut sukses menarik perhatian masyarakat. Hal ini terlihat dari tingkah laku pengguna jalan yang berhenti sejenak untuk menimati karya yang identik dengan kebebasan dan idealisme dari pembuatnya, tidak sedikit juga yang mengabadikannya di dalam ponsel mereka.

Bukan hanya merasa kangum dengan keindahan gambar yang dihasilkan, beberapa orang bahkan mencoba untuk mencari tahu pesan yang ingin disampaikan sang kreator. Namun sayang “Spy Booth” telah dirusak dalam beberapa insiden, dan beberapa orang tampaknya merasa kecewa akan nasib mural yang sangat populer tersebut yang keadannya sekarang sudah hancur seluruhnya.

Spy Booth bukan satu-satunya karya Banksy yang dihapus, mural lainnya yang terpampang didinding sebuah rumah di Fairview yang berdekatan dengan Terrace St. Anne, Cheltenham, juga tidak diketahui lagi keberadaannya. Sebenarnya perlindungan terhadap berbagai karya Banksy sebenarnya sudah dilakukan, namun hal tersebut ternyata bekerja dengan baik. Karya yang diciptakan seniman jalanan Banksy ini seringkali bersinggungan dengan politik, sosial bahkan ada juga yang menyinggung kelompok masyarakat tertentu sehingga menimbulkan protes.

Sumber :

http://edition.cnn.com/2016/08/22/arts/banksy-surveillance-mural-destroyed/index.html